Lulusan Siap Terjun ke Dunia PendidikanYudisium Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mayjen Sungkono 2023

September 15, 2023

Mojokerto, unimas.ac.id – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mayjen Sungkono (Unimas) Mojokerto menggelar yudisium bagi mahasiswa periode akademik 2022/2023 pada Jumat (15/9/2023) di Aula Fakultas Ekonomi Unimas. Sebanyak 20 mahasiswa resmi dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd).

Kegiatan yudisium tersebut dihadiri oleh Ketua Yayasan 1, Badan Pembina Harian (BPH), Kepala Unit Aliran Kas, Wakil Rektor II dan III, Dekan FKIP beserta jajaran, para dosen FKIP, serta seluruh mahasiswa yang mengikuti yudisium.

Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan Hymne dan Mars Universitas Mayjen Sungkono. Suasana khidmat menyelimuti prosesi akademik tersebut sebagai tanda resmi berakhirnya masa studi para mahasiswa di FKIP Unimas.

Pembacaan Surat Keputusan Yudisium disampaikan oleh Wakil Dekan II FKIP, Risma Rahajeng Lestari, S.Pd., M.Pd. Dalam keputusan tersebut dinyatakan bahwa seluruh mahasiswa yang mengikuti yudisium telah memenuhi seluruh persyaratan akademik untuk dinyatakan lulus.

Dari total 20 mahasiswa yang mengikuti yudisium tahun ini, Mar’atus Solikha berhasil meraih predikat sebagai mahasiswa terbaik dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,84.

Dalam sambutannya yang mewakili Rektor Unimas, Wakil Rektor II Dr. Setyaasih, M.M. menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh mahasiswa yang telah menyelesaikan studinya.

Menurutnya, gelar sarjana yang diperoleh bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari perjalanan baru dalam mengabdikan ilmu kepada masyarakat.

“Menjadi sarjana bukanlah akhir, tetapi awal dari langkah yang lebih besar. Teruslah belajar, tidak hanya secara akademik tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyinggung perkembangan teknologi yang semakin pesat, termasuk hadirnya Artificial Intelligence (AI) yang kini mulai banyak digunakan dalam berbagai bidang.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa teknologi tidak akan mampu menggantikan sepenuhnya nilai kemanusiaan yang dimiliki oleh seorang pendidik.

“Teknologi boleh berkembang pesat, namun sisi kemanusiaan, empati, dan keteladanan dari seorang guru tidak akan pernah bisa digantikan oleh teknologi,” tambahnya.

Karena itu, para lulusan FKIP diharapkan tetap optimistis dalam menghadapi perkembangan zaman serta mampu mengamalkan ilmu yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di bangku kuliah.

Sementara itu, Dekan FKIP Unimas, Masruro, S.Pd., S.E., M.M., M.Pd. juga menyampaikan apresiasi kepada para mahasiswa yang telah berhasil menyelesaikan studi mereka.

Ia menyampaikan bahwa keberhasilan para mahasiswa menyelesaikan pendidikan merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, serta dukungan dari berbagai pihak, termasuk keluarga, dosen, dan lingkungan akademik.

“Hari ini bukanlah akhir perjalanan, tetapi awal dari langkah baru dalam dunia profesional. Kami berharap para lulusan dapat menjaga nama baik almamater serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” kata Masruro.

Ia juga mengajak para lulusan untuk tetap menjalin hubungan dengan almamater melalui pembentukan ikatan alumni yang kuat dan aktif.

Menurutnya, keberadaan alumni memiliki peran penting dalam membangun reputasi perguruan tinggi sekaligus menjadi jembatan kerja sama di berbagai sektor.

Dalam kesempatan tersebut, Mar’atus Solikha, peraih IPK tertinggi pada yudisium tahun ini, turut menyampaikan sambutan mewakili seluruh calon wisudawan.

Ia mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pimpinan fakultas serta para dosen yang telah memberikan bimbingan selama masa studi.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Dekan FKIP dan seluruh dosen yang telah memberikan ilmu, motivasi, dan bimbingan kepada kami selama menempuh pendidikan di Unimas,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf mewakili seluruh mahasiswa atas segala kekurangan selama menjalani proses perkuliahan.

Menurutnya, perjalanan selama empat tahun menempuh pendidikan di FKIP Unimas menjadi pengalaman berharga yang tidak akan terlupakan.

“Kami berharap ilmu yang telah diberikan dapat menjadi bekal dalam menjalani kehidupan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Selain itu, ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh rekan mahasiswa yang telah bersama-sama berjuang selama masa studi.

Menurutnya, kebersamaan yang terjalin selama perkuliahan menjadi bagian penting dalam perjalanan akademik mereka.

Acara yudisium kemudian ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh perwakilan dosen, dilanjutkan dengan sesi foto bersama antara para calon wisudawan, pimpinan fakultas, serta para dosen FKIP.

Momen tersebut menjadi simbol kebersamaan sekaligus penanda berakhirnya perjalanan akademik para mahasiswa di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mayjen Sungkono.

Melalui kegiatan yudisium ini, para lulusan diharapkan dapat memasuki dunia kerja dengan penuh kesiapan serta mampu membawa nama baik almamater.

Selain itu, para lulusan juga diharapkan dapat mengamalkan ilmu yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan serta berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di masyarakat.

Sejalan dengan visi universitas, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan semangat UNIMAS SAKTI, yakni Solid, Akuntabel, Kreatif, Transparan, dan Inovatif, dalam membangun generasi pendidik yang berkualitas.

Tim liputan Unimas mengabarkan.

Tag: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *