Kemahasiswaan

Beranda » Kemahasiswaan

Kegiatan kemahasiswaan di Universitas Mayjen Sungkono Mojokerto merupakan bagian integral dari pengalaman pendidikan yang tidak kalah pentingnya dengan pembelajaran di dalam kelas. Universitas menyadari bahwa mahasiswa sebagai generasi muda tidak hanya membutuhkan bekal akademik yang kuat tetapi juga pengalaman organisasi, pengabdian masyarakat, dan pengembangan soft skill yang memadai. Oleh karena itu, berbagai wadah dan program kemahasiswaan dirancang untuk memfasilitasi pertumbuhan mahasiswa secara holistik. Mulai dari Badan Eksekutif Mahasiswa hingga himpunan mahasiswa di setiap fakultas, seluruh organisasi kemahasiswaan didorong untuk aktif berkegiatan dan memberikan kontribusi positif baik bagi kampus maupun masyarakat luas.

Organisasi Kemahasiswaan dan Pendidikan Politik

Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Mayjen Sungkono menjadi ujung tombak kegiatan kemahasiswaan di tingkat universitas. Organisasi ini secara rutin menyelenggarakan berbagai program yang bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan kesadaran mahasiswa terhadap isu isu kebangsaan dan demokrasi. Sebagai contoh nyata, pada bulan November 2025, Presiden BEM Universitas Mayjen Sungkono bersama jajarannya mengadakan audiensi dengan Komisi Pemilihan Umum Kota Mojokerto dalam rangka memberikan pendidikan politik bagi mahasiswa . Kegiatan ini diisi dengan diskusi dan pemaparan materi mengenai pentingnya peran mahasiswa dalam membangun kesadaran politik dan demokrasi. Para mahasiswa tampak antusias mengajukan pertanyaan seputar pemilihan umum dan peluang kolaborasi antara mahasiswa dengan KPU dalam kegiatan pendidikan politik bagi masyarakat. Kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa UNIMAS tidak hanya fokus pada urusan akademik semata, tetapi juga peduli pada pembentukan karakter mahasiswa sebagai warga negara yang sadar akan hak dan kewajibannya dalam berdemokrasi.

Program Pendampingan Akademik dan Pengembangan Budaya Akademik

UNIMAS juga memiliki perhatian yang serius terhadap keberhasilan akademik mahasiswa melalui program pendampingan akademik yang terstruktur. Penelitian yang dilakukan di lingkungan Fakultas Ekonomi UNIMAS menunjukkan bahwa program pendampingan akademik yang berkualitas, ditunjang dengan metode pendampingan yang tepat serta dukungan institusi yang kuat, secara signifikan mampu meningkatkan prestasi akademik mahasiswa . Faktor penting lainnya adalah budaya akademik yang hidup di lingkungan kampus, yang berperan sebagai mediator yang memperkuat hubungan antara berbagai faktor pendampingan dengan keberhasilan belajar mahasiswa. Budaya akademik yang positif mencakup nilai nilai kejujuran intelektual, semangat belajar yang tinggi, serta kebiasaan diskusi dan kolaborasi antar mahasiswa. Temuan ini membuktikan bahwa UNIMAS terus berupaya menciptakan ekosistem akademik yang sehat dan mendukung kesuksesan mahasiswa baik di dalam maupun di luar kelas.

Praktik Kerja Lapangan dan Pengalaman Profesional

Salah satu bentuk kegiatan kemahasiswaan yang sangat berharga adalah program Praktik Kerja Lapangan yang dilaksanakan oleh mahasiswa di berbagai institusi mitra. Fakultas Hukum UNIMAS menjadi contoh yang baik dalam pelaksanaan program ini. Pada bulan Februari 2026, sebanyak seratus mahasiswa Fakultas Hukum UNIMAS melaksanakan praktik kerja lapangan di Pengadilan Tata Usaha Negara Yogyakarta . Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Hukum beserta jajaran pimpinan fakultas dan dosen pembimbing. Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa mendapatkan materi tentang peradilan tata usaha negara yang disampaikan secara sistematis oleh hakim PTUN Yogyakarta. Materi yang diberikan mencakup pengertian dan sejarah berdirinya PTUN, kedudukan dan kewenangannya, hingga tahapan tahapan dalam hukum acara peradilan tata usaha negara. Program ini bertujuan untuk menjembatani teori yang diperoleh mahasiswa di bangku perkuliahan dengan praktik hukum secara nyata di lembaga peradilan, sehingga mahasiswa tidak hanya memahami konsep hukum secara teoritis tetapi juga memperoleh gambaran konkret mengenai proses dan dinamika peradilan yang sesungguhnya.

Kuliah Kerja Nyata dan Pengabdian Masyarakat

Kuliah Kerja Nyata atau KKN menjadi salah satu kegiatan kemahasiswaan yang wajib dilaksanakan oleh setiap mahasiswa UNIMAS sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Program KKN dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa tentang kehidupan masyarakat beserta berbagai permasalahan yang dihadapi. Mahasiswa dituntut untuk mampu menganalisis masalah di desa tempat mereka bertugas dan merumuskan solusi yang tepat dan aplikatif. Sebagai contoh, mahasiswa KKN UNIMAS yang ditempatkan di Desa Mojodowo, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto menemukan bahwa permasalahan utama yang dihadapi masyarakat adalah rendahnya kesadaran dalam membayar pajak . Setelah melakukan analisis mendalam, mereka menyelenggarakan program sosialisasi perpajakan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kewajiban membayar pajak. Melalui kegiatan ini, mahasiswa belajar untuk menjadi agen perubahan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mengasah kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan pemecahan masalah.

Selain program sosialisasi perpajakan, mahasiswa UNIMAS juga terlibat dalam berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat lainnya. Fakultas Pertanian misalnya, mengadakan sosialisasi pembuatan es cincau dari tanaman Cyclea Barbata Miers untuk menambah pendapatan dan ketahanan pangan mahasiswa . Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh fenomena bahwa banyak mahasiswa UNIMAS memiliki status pekerja sambil kuliah, sehingga mereka sangat membutuhkan tambahan penghasilan dari usaha mandiri. Dalam sosialisasi tersebut, mahasiswa diajarkan mulai dari mengenali bentuk daun cincau, cara mengolahnya menjadi minuman yang segar dan bernilai jual tinggi, hingga strategi pemasaran produk. Bahkan limbah dari hasil olahan cincau pun dapat dimanfaatkan menjadi pupuk untuk tanaman cincau itu sendiri, menciptakan siklus usaha yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Kegiatan ini membuktikan bahwa UNIMAS tidak hanya mendorong mahasiswanya untuk menjadi pekerja yang handal tetapi juga menumbuhkan jiwa kewirausahaan yang mandiri.

Beasiswa dan Dukungan Kesejahteraan Mahasiswa

UNIMAS juga menunjukkan komitmennya terhadap kesejahteraan mahasiswa melalui berbagai program beasiswa yang bekerja sama dengan pemerintah daerah dan lembaga filantropi. Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Mojokerto misalnya, secara rutin menyalurkan Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana kepada mahasiswa UNIMAS yang berasal dari keluarga kurang mampu namun memiliki semangat belajar tinggi serta prestasi akademik yang baik . Kerja sama serupa juga telah berlangsung sejak tahun 2021, di mana Pemerintah Kota Mojokerto bersama Baznas menyerahkan beasiswa program satu keluarga satu sarjana di Universitas Mayjen Sungkono . Biaya kuliah senilai tiga puluh lima juta rupiah per mahasiswa hingga lulus ditanggung bersama oleh Baznas dan universitas dengan porsi masing masing lima puluh persen. Melalui program program beasiswa ini, UNIMAS membuka akses pendidikan tinggi seluas luasnya bagi masyarakat dari berbagai latar belakang ekonomi, sekaligus memastikan bahwa mahasiswa dapat fokus pada studinya tanpa terbebani oleh masalah biaya.

Secara keseluruhan, kemahasiswaan di Universitas Mayjen Sungkono Mojokerto dikembangkan secara holistik melalui empat pilar utama yaitu organisasi kemahasiswaan dan pendidikan politik, program pendampingan akademik, praktik kerja lapangan dan kuliah kerja nyata, serta dukungan beasiswa dan kesejahteraan mahasiswa. Keempat pilar ini bekerja secara sinergis untuk membentuk lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi, jiwa kepemimpinan yang kuat, serta kesiapan untuk berkontribusi nyata dalam pembangunan bangsa. Dengan demikian, UNIMAS terus menjalankan misinya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan tinggi yang berkualitas dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.